1/10/2017

Musik dan kebiasaan mentranslasi lirik.

Dulu, suatu masa dahulu, ada seorang perempuan mengunjungiku dengan kebiasaannya men-tranlasi lagu-lagu kegemaran ke Bahasa Melayu. Aku senang dengan tabiat perempuan ini sehingga aku pun jadi ketagih mau dengar dan membuat translasi sendiri. Tak. Tak. Kami tidak perlukan kertas dan pensil untuk mencatat potongan lirik untuk dibukukan. Proses ini hanya berlaku di dalam kepala yang sering kami meneka-neka perkataan yang paling ngam dengan liriknya. Lebih kepada kepuasan sebenarnya. Ohya, dan Coldplay salah satu band yang mengungguli carta band kegemaran kami. Walaupun sudah jarang sekali aku berselisih dengan perempuan ini, lewat hari ini, aku masih mengagumi sikap 'kesedaran'ku perihal musik dan bait-bait Bahasa Melayu.

Terima Kasih, Perempuan.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan