Rabu, Agustus 31, 2016

Puisi -- Anata

Api terus berkobar membakar tubuhku anata
Tubuhku akan hangus sama seperti kayu;
yang menjadi abu kerna api anata
Pergilah dan berlari
Jangan terlalu dekat denganku anata

Api ini akan mengikuti batin
Dan tangisan adalah bahan bakarnya
Pergilah dan jangan berpaling
Biarkan tubuh dan api padam dengan sendirinya

Melangkahlah terus ikuti lampu di depan sana
Tetapi anata, jangan mengikuti lampu
yang menyilaukan sepasang matamu anata
Ikutilah anak-anak mungil yang menyemberangi jambatan
Untuk bertemu dengan kehidupan

Jangan katakan malam telah hilang diperandakan api
Jangan katakan telah rapuh dan mati
Jangan anata

Kerna api aku menyuruhmu pergi
Untuk mengelar tanah air dan udara

Dan hidup agar dapat kau kembali ke tempat asalmu
Tempat yang tiada terbakar dan hangus
Seperti api itu anata.

**Anata - Sayang (Perkataan Japang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar