Jumat, Juli 22, 2016

Menulis jumaat dengan iringan musik dari Banda Neira.

"Tuhan (telah) berhasil menipu saya dengan segala kenikmatan yang tersaji. Tuhan barangkali tertawa, atau kasihan ? Setiap kali saya jatuh kedalam lubang yang sama."-Perempuan Gila.

Hujan, sengaja aku biar airnya lencunkan jaket kulitku. Kejap lahi ia akan kembali reda setelah memakan amuk. Bukuku juga turut basah dan berkeping-keping lalu menjadi berat dek menampung isi air. Lelaki berbangsa cina di sebelahku lebih kusyuk menatap telefon pintarnya daripada merasa angin yang memukul kami dari arah belakang, dan begitu juga aku; yang sedang leka menaip ruang ini untuk menggantikan rasa kekecawaan terhadap kasatria yang bakal menghemburkan rahimku. Masa depan yang semakin kabur dan berbau. Sama ada kematian datang dahulu atau Tuhan masih belum puas lagi mau bermain-main dengan aku.

Terpulanglah, Tuhan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar